Selasa, 06 Januari 2009

Gaul Proaktif

Remaja gaul berarti menjadi anak yang berpotensi, mampu menggali kemampuan diri sendiri dengan selalu belajar, berkreasi, dan menuju masa depan dengan penuh arti.

Demikian dikatakan Alva Handayani, psikolog anak dari Bandung, narasumber dalam acara menyambut Ramadan 1425 H itu. Selain dialog remaja, di gedung perpustakaan itu juga diselenggarakan bazar buku bernuansa islami.

Alva yang juga narasumber beberapa acara talk show konsultasi psikologi radio swasta di Bandung mengatakan, remaja perlu juga seperti anak TK. "Anak TK selalu mengacungkan jari 'oke' kalau disuruh menyanyi. Tapi umumnya remaja malu-malu untuk tampil. Remaja gaul harus proaktif," kata tim ahli Super Kids Camp tersebut.

Resep yang dia berikan, remaja perlu berwawasan luas dengan berguru pada siapa saja, termasuk mendengarkan radio, berorganisasi, mengasah otak, dan mempraktikkan agama secara benar.

Mau Bersaing

Selain Alva yang santai, kocak, dan atraktif menjawab pertanyaan para mahasiswa, narasumber lain Ir Tendi Naim, Direktur Al-Azhar Syifa Budi Parahyangan, International Islamic School. Katanya, "Jangan puas menjadi guru. Jadilah owner, tapi harus mau bersaing dengan ketat."

Menurutnya, menjadi guru juga harus gaul, tapi perlu ekstrahati-hati untuk mengajar di tingkat SLTP dan SLTA. Sebab, kalau tidak pas akan disepelekan anak didik.

Dia juga mengatakan, beberapa perguruan tinggi sekarang menambahkan pendidikan akta IV untuk mahasiswa yang bakal menjadi guru. "Aktivis mahasiswa perlu mengusulkan perubahan pada kampus agar lulusan betul-betul siap menghadapi globalisasi, menjadi guru yang tahu pasar," katanya.

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/harian/0410/08/kot03.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar